Administrasi Pemerintahan

Kabupaten Lampung Selatan

Kabupaten Lampung Selatan adalah merupakan salah satu dari daerah Tingkat II yang ada di Propinsi Lampung. Secara administatif Kabupaten Lampung Selatan terdiri dari 17 (tujuh belas) kecamatan dan selanjutnya terdiri dari desa-desa dan kelurahan sebanyak 260 desa/kelurahan (256 desa dan 4 kelurahan)

Sejak berdirinya hingga saat ini Kabupaten Lampung Selatan telah dipimpin oleh beberapa Bupati. Berikut ini adalah rekapitulasinya secara berturut turut:

  1. Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan pertama adalah ACMAD AKUAN pada 1951 sampai dengan 1952.
  2. Pada 1953 sampai dengan 1955, Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan dijabat oleh ZAINAL ABIDIN PAGAR ALAM, sedangkan yang menjadi Ketua DPRD adalah K.H. SHOBIER dan wakil Ketuanya K.H. UMAR MUROD, dengan anggota sebanyak 20 orang.
  3. Pada 1955 sampai dengan 1956, Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan dijabat oleh R.ABU BAKAR, untuk DPRD tetap seperti tersebut angka 2 di atas.
  4. Pada 1956 sampai dengan 1960, Bupati Kepala Daerah dijabat oleh MAS AGUS ABD. RACHMAN, serta Ketua DPRD-nya adalah ABD. RIDUAN dan wakil ketuanya adalah ZAKARIA RAIS (anggotanya 20 orang).
  5. Pada 1960 sampai dengan 1967, Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan dijabat oleh HASAN BASRI dengan merangkap sebagai Ketua DPRD (Penpres Nomor 6 Tahun 1959 dan Penpres Nomor 5 Tahun 1960), dengan Wakil Ketua ABD. RIDUAN (anggota 35 orang). Kemudian berdasarkan Penpres Nomor 6 Tahun 1959 dan Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965, ABD. RIDUAN diangkat menjadi Ketua DPRD-GR.
  6. Pada 1967 sampai dengan 1972 yang terpilih sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan adalah A. DJOHANSYAH, dengan Ketua DPRD-GR adalah K.H.MAKRUF dan Wakil Ketua UBA PANJAITAN, berdasarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 (anggotanya 35 orang). Kemudian dengan Surat Menteri Dalam Negeri Tanggal 14 Maret 1968 Nomor 4/3/18 tentang peremajaan anggota DPRD-GR, maka yang terpilih menjadi Ketua Drs. HARIRI ZAMAS dan Wakil Ketua ABDOEL KARIM.
  7. Pada 1973, kurang lebih tujuh bulan sebelum pemilihan Bupati Kepala Daerah yang baru, maka pejabat sementaranya adalah RUSTAM EFFENDI dengan struktur personil DPRD tetap.
  8. Pada 1973 sampai dengan 1978 yang terpilih sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan adalah DJA’FAR HAMID, Ketua DPRDnya adalah MOERSALIN serta Wakil Ketua YUSUF ALAM dan M. YUSUF, berdasarkan Undang-undang Nomor 15 dan 16 Tahun 1969 dan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1970 (jumlah anggota 40 orang).
  9. Pada tahun 1978 sampai dengan 1982 terpilih sebagai Bupati Kepala Daerah Kabupaten Lampung Selatan adalah MUSTAFA KEMAL, dan Ketua DPRD-nya adalah MAHYUDDIN serta Wakil Ketua EFFENDI HASAN, S.E. dan DRS. HARIRI ZAMAS (jumlah anggota 40 orang).
  10. Pada 1982 sampai dengan 1983, kurang lebih enam bulan sebelum dilaksanakan pemilihan Bupati Kepala Daerah, maka pejabat sementaranya adalah Drs. SUBKI E. HARUN sebagai pelaksana harian.
  11. Pada 1983 sampai dengan 1988, yang terpilih sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung adalah DULHADI dan sebagai Ketua DPRD adalah Drs. SYARIFUDDIN EFFENDI, S.H. serta Wakil Ketua EMAT SIREGAR dan M. SYAHRI ALWI (anggota 45 orang). DULHADI tetap terpilih sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan pada 1988 sampai dengan 1993 dengan Ketua DPRD Hi. MOCHTAR N.S., serta Wakil Ketua S. SAPOETRO dan SOEHARTO, B.A. (anggota 45 orang).
  12. Pada 1993 sampai dengan 1998, yang terpilih sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan adalah Drs. Hi. SUNARDI, dengan Ketua DPRD-nya Hi. SOBARI serta Wakil Ketua S. SAPOETRO dan SOEHARTO, B.A. (anggota 45 orang).
  13. Pada 1998 sampai dengan 1999, Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lampung Selatan terpilih adalah Hi. AMREYZA ANWAR, S.I.P. sedang Ketua DPRDnya adalah ADJIE RAIS dan Wakil Ketuanya Drs. MUNATSIR AMIN dan SUMADI, S.I.P. (jumlah anggota 45 orang).
  14. Pada 2001 sampai dengan 2005, yang terpilih sebagai Bupati Lampung Selatan adalah Hi. ZULKIFLI ANWAR dan Wakil Bupati Ir. Hi. MUCHTAR HUSIN, sedangkan Ketua DPRD adalah HARYO DANDANG dan Wakil Ketuanya adalah CIKMAS ADAM, S.H., Drs. IRWAN dan Hi. MARSO KASNANTO (jumlah anggota 45 orang).
  15. Pada 2005 sampai dengan 2010, yang terpilih sebagai Bupati Lampung Selatan adalah Hi. ZULKIFLI ANWAR dan Wakil Bupati WENDY MELFA, SH., MH., sedangkan Ketua DPRD adalah Hi. SUMADI, S.Sos. dan Wakil Ketuanya adalah Drs. IRWAN dan ANTONI IMAM, S.E. (jumlah anggota 41 orang).
  16. Pada tahun 2010, Wakil Bupati menggantikan Bupati sebelumnya yang mengundurkan diri maka Bupati Lampung Selatan adalah Hi. WENDY MELFA, SH., MH., sedangkan Ketua DPRD adalah Hi. SUMADI, S.Sos. dan Wakil Ketuanya adalah Drs. IRWAN dan ANTONI IMAM, S.E. (jumlah anggota 42 orang).
  17. Pada tahun 2010 sampai dengan 2015, yang terpilih sebagai Bupati Lampung Selatan adalah Hi. RCYKO MENOZA SZP, SE, SH, MBA, sedangkan Ketua DPRD adalah SITI FARIDA dan Wakil Ketuanya adalah HENDRY ROSYADI, SH, MH, AZMI AZIZ, SE, dan ANTONI IMAM, SE (jumlah anggota 45 orang).
  18. Pada bulan Desember 2016, yang terpilih sebagai Bupati Lampung Selatan adalah DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum, sedangkan Ketua DPRD adalah HENDRY ROSYADI, SH, MH dan Wakil Ketuanya adalah Supriyanto Hutagalung; H. Fahrurozi, S.T dan Hj. Roslina (jumlah anggota 50 orang) .

Sebagai tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok pemerintahan di daerah yang telah diperbaharui dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, maka telah dikeluarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 001 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Kabupaten Lampung Selatan dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam keputusan tersebut ditetapkan bahwa:

  1. Sekretariat Daerah Kabupaten dipimpin oleh seorang Sekretaris dengan sebutan Sekretaris Daerah Kabupaten dan Sekretariat DPRD dipimpin oleh seorang Sekretaris Dewan.
  2. Sekretaris Daerah Kabupaten secara hirarkis berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati, terdiri dari Asisten-asisten Sekretaris Daerah, Bagian-bagian dan Sub Bagian.
  3. Asisten-asisten Sekretaris Daerah Kabupaten tersebut adalah:
    1. Asisten I dengan sebutan Asisten Bidang Tatapraja mengkoordinir tugas pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan, otonomi daerah dan hukum
    2. Asisten II dengan sebutan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan mengkoordinir tugas-tugas di bidang Pembangunan, Ekonomi dan Koperasi, Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Rakyat, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Sosial Kemasyarakatan.
    3. Asisten III dengan sebutan Asisten Bidang Administrasi Umum mengkoordinir tugas-tugas di bidang Administrasi Keuangan, Pendidikan, Kepegawaian dan Sumber daya manusia, Pariwisata, Seni dan Budaya, Ketatalaksanaan dan Hubungan Masyarakat.
    4. Asisten IV dengan sebutan Asisten Bidang Kesejahteraan Sosial mengkoordinir tugas-tugas di bidang Kesejahteraan Sosial, Kesehatan, Tenaga kerja dan Transmigrasi, Agama, Pemuda dan Olahraga.