Kehutanan

Kabupaten Lampung Selatan

Kawasan Hutan

Taman Kawasan Hutan Suaka/Taman/Lahan oleh Pemerintah ditetapkan suatu kawasan yang luasnya cukup dengan penyebaran dan letak yang ditetapkan, agar secara merata dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hasil hutan dan manfaat lainnya (Undang-undang Pokok Kehutanan Nomor 5 Tahun 1967 Bab II pasal 7).

Persediaan Tanah

Persediaan Tanah adalah luas tanah yang ada pada batas yang boleh digunakan dalam batas tertentu, boleh digunakan untuk kegiatan usaha.

Untuk mendukung kegiatan pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan perlu disusun rencana persediaan tanah sebagai Rencana Dasar Penggunaan Tanah.

Rencana Dasar Penyediaan Tanah menggambarkan letak daerah-daerah yang dilarang untuk diusahakan (non budidaya) dan daerah-daerah yang boleh diusahakan (budidaya), serta daerah yang cara penggunaan tanah dengan persyaratan yang ditetapkan dengan kriteria tertentu (wilayah budidaya terbatas).

Persediaan Tanah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dikelompokkan menjadi 2 (dua) wilayah, yaitu :

  1. Wilayah Budidaya
    1. Wilayah Budidaya Terbatas I
    2. Wilayah Budidaya Terbatas II
      • Intensif
      • Konservasi
    3. Wilayah Konservasi
    4. Wilayah Intensif
  2. Wilayah non budidaya
    1. Wilayah hutan lindung
    2. Wilayah kawasan hutan lindung
      (Wilayah denganlereng lebih kurang 40 % tepi sungai, pantai dan kawasan hankam).