Klimatologi

Kabupaten Lampung Selatan

Iklim di Kabupaten Lampung Selatan sama halnya dengan daerah lain di Indonesia. Iklimnya dipengaruhi oleh adanya pusat tekanan rendah dan tekanan tinggi yang berganti di daratan sentra Asia dan Australia pada bulan Januari dan Juli.Akibat pengaruh angin Muson, maka daerah Lampung Selatan tidak terasa adanya musim peralihan (pancaroba) antara musim kemarau dan musim hujan

JENIS TANAH

Jenis tanah yang terdapat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, antara lain:

Tanah Latosal
Jenis tanah ini paling banyak terdapat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, hampir menutupi seluruh wilayah barat dan sebagian besar dari bagian tengah.Tanah latosal berwarna coklat tua sampai kemerahmerahan adalah hasil pelapukan bahan induk komplek turfinmedier.Penyebaran pada daerah bertopografi bergelombang sampai bergunung.
Tanah Podsolid
Jenis tanah ini adalah hasil pelapukan dari bahan induk turfazam sedimen batuan plotonik yang bersifat asam, tersebar pada wilayah yang bertopografis berbukit sampai bergunung.Tanah podsolid berwarna merah kuning, juga terdapat di daerah yang luas, tersebar pada wilayah bagian utara Kabupaten Lampung Selatan.
Tanah Andosal
Jenis tanah ini adalah pelapukan dari bahan induk komplek turfinmedier dan basah, berwarna coklat sampai coklat kuning.Penyebarannya terdapat pada daerah bertopografis bergelombang sampai bergunung.Jenis tanah ini tidak begitu banyak di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Tanah Hidromorf
Tanah hidromorf adalah hasil pelapukan dari bahan induk sedimen turfazam sampai entermedier, berwarna kelabu, terdapat pada daerah datar sampai berombak.Tersebar di wilayah Kabupaten Lampung Selatan bagian timur.
Tanah Alluvial
Jenis tanah ini adalah hasil pelapukan dari bahan induk endapan marine atau endapan sungai-sungai, terdapat pada daerah dengan bentuk wilayah datar.Tersebar di daerah pantai bagian timur.